Disbunnak Hadiri Rakor Pangan, Peternakan dan Keswan di Pontianak

Tahun 2020 adalah tahun kedua periode pembangunan jangka menengah daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019-2023, yang merupakan tahapan percepatan, yaitu tahapan yang membutuhkan usaha ekstrem “affimative” untuk mengejar ketertinggalan. Oleh karena itu, sinkronisasi Pembangunan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan diperlukan untuk mendukung percepatan Mewujudkan Desa Mandiri dengan penyelarasan periodesasi pembangunan daerah dan nasional. Akan tetapi keterbatasan kewenangan dan sumber daya kerap menjadi penghalang untuk memaksimalkan pencapaian target kinerja yang telah diamanatkan oleh Pimpinan tingkat Nasional dan Daerah. Selayaknya situasi tersebut bukan menjadi alasan bagi Perangkat Daerah pesimis untuk mencapai target kinerjanya . Oleh karena itu, pentingnya strategi yang efektif dan efesien untuk melaksanakan program dan kegiatan, serta selarasnya seluruh sumber daya di setiap wilayah kerja. Melalui pertemuan ini menjadi kesempatan bagi Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menajamkan langkah-langkah dan strategi yang diperlukan untuk mencapai kinerja terbaik di Tahun 2020 dengan mengoptimalkan sumber daya. Penyelarasan dan sinergi adalah langkah yang tepat, sehingga terpetakan apa yang diperlukan oleh provinsi dan kabupaten/kota. Dalam Rakor ini Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan dan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan menyampaikan program unggulan berupa Peningkatan Konsumsi Protein Hewani Masyarakat dan Program SABER’24 atau Sanggau Bebas Rabies Tahun 2024 yang mana program ini melibatkan dan mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi yang diselaraskan dan disenergikan melalui Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Rabies di Kabupaten Sanggau pada tanggal 21 Januari 2020 lalu.

 

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.