DISBUNNAK LANJUTKAN PROGRAM SABER 24 DITENGAH COVID-19

Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau terus melanjutkan komitmen pengendalian dan penanggulangan penyakit Rabies di Kabupaten Sanggau. Melalui Program Saber 24 nya, Disbunnak melanjutkan program kerjanya dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan bagi tenaga-tenaga vaksinator dari 15 kecamatan. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan sosialisasi terhadap tenaga vaksinator dan beberapa elemen terkait penangananan Rabies dari unsur TNI dan Polri yang dilaksanakan di Hotel Meldy Sanggau, Senin (15/6/2020). Pelatihan dilaksanakan dalam dua gelombang yakni tanggal 15-16 Juni 2020 dan 17-18 Juni 2020. Target peserta direncanakan sebanyak 150 orang, gelombang pertama diikuti 70 peserta. Dalam kegiatan ini narasumber berasal dari Kementerian Pertanian, Sumbdit Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan, Direktorat Kesehatan Hewan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Arif Wicaksono, M.Si yang menyampaikan materi sosialisasi melalui video conference langsung dari jakarta dan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat, drh. Elidar, MM, serta narasumber-narasumber dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau sendiri.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, H.Syafriansyah, SP,MM menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap bahaya dari rabies ini melalui tenaga vaksinator ini dengan tujuan agar masyarakat memvaksin hewan peliharaannya dan memberikan bekal kepada tenaga vaksinator keahlian dalam melakukan vaksinasi rabies di daerahnya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19. Saat ini menurut laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau tercatat sudah 329 kasus gigitan yang tersebar di semua daerah, namun hal ini belum dipastikan rabies, masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Kedepan, disemua daerah nantinya akan dilengkapi dengan perlengkapan kesehatan hewan dan vaksin rabies, sehingga penanganan terhadap rabies ini bisa dilakukan secara cepat dan tepat, dan diharapkan tidak ada lagi korban jiwa di Kabupaten Sanggau.

Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan pre tes dan pos tes terhadap peserta untuk mengetahui sejauhmana pengetahuan terhadap pencegahan dan penanggulangan rabies, pelaksanaan VAR terhadap petugas vaksinator oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, dan Praktek Lapangan yang dilakukan di Desa Pusat Damai Kecamatan Parindu.

Untuk memberikan rangsangan kepada petugas vaksinator yang dilatih, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau memberikan penghargaan kepada peserta yang berhasil meraih penilaian tertinggi berdasarkan keputusan pelatih baik dari Provinsi maupun Kabupaten dari segi materi maupun praktek lapangan. Sebagai Juara 1 yakni Indra Samudra, PPL dari Kecamatan Kembayan, Juara 2, Herkulanus Jono, PPL dari Kecamatan Noyan dan Juara 3, Dedi dari Kecamatan Bonti. Penghargaan langsung diserahkan oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dadan Sumarna, SP.

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.