Disbunnak Sanggau Serahkan Bantuan Peralatan Perawatan Kebun Induk Lada

Lada (Piper nigrum L) merupakan tanaman rempah yang tumbuh memanjat dan termasuk family Piperaceae. Lada merupakan tanaman rempah yang cukup penting baik di tinjau dari segi perannya dalam menyumbang devisa negara, penyedia lapangan kerja, bahan baku industri dalam negeri dan kegunaannya yang sangat khas yang tidak dapat diganti dengan rempah lain.
Untuk meningkatkan kualitas lada, dapat ditempuh melalui perbaikan budidaya dan pengolahan hasil. Teknologi budidaya yang dianjurkan dalam pelaksanaan pengembangan lada antara lain menggunakan varietas unggul, dianjurkan menggunakan benih grafting, pemupukan yang teratur dengan 5 (lima) tepat yaitu jenis, dosis, waktu, cara, dan tempat,serta memanen buah yang telah masak petik. Sedangkan untuk perbaikan mutu dilakukan melalui pengolahan yang sehat, pengeringan yang teratur, sortasi bentuk dan aroma yang ketat serta pengepakan yang menarik. Dari persyaratan agroklimat ketersediaan lahan yang sesuai untuk pengembangan atau ekstensifikasi tanaman lada di Indonesia tersedia cukup luas.
Langkah awal dalam peningkatan produksi dan kualitas lada yaitu dengan penyediaan benih unggul disetiap sentra produksi melalui pembangunan kebun sumber benih (kebun induk dan kebun blok penghasil tinggi). Dengan membangun kebun sumber benih sesuai standar dan bersertifikat, akan mampu menghasilkan benih bermutu dan tersedia setiap saat dibutuhkan.Produksi benih lada meliputi pembangunan kebun induk dan blok penghasil tinggi. Penggunaan bahan tanam lada dapat menggunakan Benih Varietas Unggul yang telah dilepas serta ditetapkan oleh Menteri Pertanian dan/atau Benih Unggul Lokal.

Perawatan tanaman lada juga merupakan hal penting yang tidak boleh dilupakan, salah satunya adalah dengan pemangkasan batang-batang  yang tidak produktif lagi.

Disbunnak Sanggau dalam hal ini Bidang Pengembangan, Perbenihan dan Produksi Perkebunan, Seksi Perbenihan Perkebunan menyerahkan bantuan peralatan untuk perawatan kebun lada yang ada di Kecamatan Beduai berupa gunting pangkas kepada petani lada. Penyerahan peralatan ini juga disertai dengan praktik langsung dilapangan. ” Pemangkasan lada menjadi penting karena berpengaruh terhadap pembentukan cabang buah (lateral fruiting branches) disamping untuk memperoleh cabang samping/ cabang buah dari setiap buku ruas, mendapatkan pohon yang rimbun, dan menjamin kesinambungan pertumbuhan cabang” demikian disampaikan Nonong selaku Analis Potensi Perbenihan Tanaman Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau dalam kesempatan bersama petani lada di kecamatan Beduai.

About the Author

You may also like these