Pertemuan Evaluasi Upaya Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis/Zoonosis di Kalimantan Barat

Pertemuan Evaluasi Upaya Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis/Zoonosis di Kalimantan Barat yang dilaksanakan pada tanggal 9-11 Desember 2020, secara khusus berisi penyampaian paparan setiap Kabupaten/Kota dalam upaya pengendalian rabies, baik dalam pelaksanaannya, anggaran, kendala permasalahan dan upaya penanggulangan.

Disbunnak Kabupaten Sanggau melalui Kasi Kewan, Dadan Sumarna, S.Hut menyampaikan bahwa vaksinasi rabies di Kabupaten Sanggau tahun 2019 sudah dilaksanakan dengan jumlah HPR yg tervaksin sebanyak  12.700 ekor dari jumlah HPR yang ada atau sekitar 38 %, dengan kasus gigitan 1.200 kasus dan kematian 8 kasus di kecamatan Kapuas, Parindu, Tayan Hulu, dan Meliau. Upaya-upaya yanng sudah dilakukan pada tahun 2019 adalah vaksinasi, sosialisasi, rapat koordinasi, surveylen, dan pemeriksaan laboratorium masih belum maksimal dalam penanganan penanggulangan penyakit rabies.

Perencanaan tahun 2020 kegiatan pengendalian rabies akan dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan semua stekholder, dengan melatih 150 tenaga vaksinator untuk melaksanakan vaksinasi secara serentak dan seluruhnya dengan program SABER 24 dengan SMS yaitu Sanggau Bebas Rabies dengan Serentak Masif dan Seluruhnya. Selain dari itu kegiatan Sosialisasi/KIE Rabies terus ditingkatkan kepada masyarakat dan sekolah yang tujuannya agar Kabupaten Sanggau terbebas dari penyakit Rabies Tahun 2024.

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.