Rabies Tidak Kalah Berbahaya Dari Covid-19

Kegiatan Vaksinasi Rabies Massal (Varmas) yang dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Sanggau Bebas Rabies Tahun 2024 (SABER’24) di Kecamatan Beduai dimulai dengan ditandai oleh pengalungan colar kepada hewan yang telah divaksin oleh Camat Beduai didampingi oleh Sekretaris Disbunnak, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak, Danramil, Kapolsek, Kepala Puskesmas Beduai, semua Kepala Desa di Kecamatan Beduai dan tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat pemilik hewan di Balai Desa Kasromego, Kamis (2/7/2020) Pada kesempatan tersebut Camat Beduai menekankan bahwa Kegiatan Vaksinasi Rabies ini  harus dilaksanakan dengan tetap  memperhatikan protokol kesehatan di masa pola hidup baru ini. Oleh karena itu diperlukan kerjasama dari semua pihak untuk mendukung kesuksesan program ini.

Sementara itu Sekretaris Disbunnak Sanggau, Emiliana, SP,MM menyampaikan bahwa kegiatan Saber 24 ini dilakukan melalui gerakan SMS yaitu Serentak, Masif dan Seluruhnya. Hal ini berarti bahwa gerakan vaksinasi ini dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Sanggau, berkelanjutan dan seluruh HPR tervaksin Oleh karena itu dukungan dari semua pihak diperlukan untuk mencapai target Sanggau bebas dari rabies.. Data sementara jumlah HPR diKecamatan Beduai sebanyak 1.000 ekor lebih, oleh karena itu Disbunnak Sanggau sudah dilatih tenaga-tenaga vaksinator yang terdiri dari PPL dan Pemuda Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang diharapkan dapat melaksanakan vaksinasi kepada HPR yang ada di Beduai. “Rabies tidak kalah berbahaya dari Covid 19, pada tahun 2019 lalu di Kabupaten Sanggau sudah 8 orang yang menjadi korban rabies. Oleh karena itu dimintakan kepada seluruh pemilik hewan untuk menvaksin hewan peliharaannya agar tidak ada korban lagi di masa mendatang”.

Sementara itu Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Sanggau, Dadan Sumarna, SP, mengatakan bahwa di Kecamatan Beduai telah dilatih vaksinator dan disiapkan sekitar 1.000 lebih vaksin rabies dan alat kedokteran hewan lainnya untuk mensukseskan varmas ini. “Tenaga vaksinator diminta serius dalam menjalankan tugasnya, tidak hanya menvaksin hewan-hewan peliharaan masyarakat, tapi juga sekaligus memberikan sosialisasi akan bahaya dari rabies ini” lanjutnya.

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.