SEMANGAT PETUGAS SABER ’24 BASMI RABIES DI JANGKANG

SABER ’24 merupakan salah satu program yang digalakkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau, kegiatan ini diresmikan langsung oleh Bupati Sanggau pada awal tahun 2020 lalu. SABER ’24 ini merupakan kependekan dari Sanggau Bebas Rabies Tahun 2024, dimana ini merupakan salah satu cita-cita dari pemerintah daerah untuk membasmi penyakit rabies. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang mematikan yang mana apabila manusia terkena penyakit ini dan sudah menunjukkan gejala penyakit rabies maka korban sudah tidak dapat ditolong lagi karena hingga saat ini masih belum ada obat untuk penyakit rabies dan salah satu pencegahannya adalah melalui vaksin. Pemberian vaksin rabies pada hewan peliharaan khususnya anjing merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap masyrakat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan dan petugas peternakan yang ada di tiap-tiap kecamatan untuk memerangi penyakit rabies ini.

Kecamatan Jangkang merupakan salah satu dari kecamatan yang ada di Kabupaten Sanggau yang telah melaksanakan kegiatan vaksinasi rabies, dimana kegiatan ini sudah berjalan selama 2 minggu. 5 Desa di Kecamatan Jangkang sudah melakukan vaksinasi adalah Desa Ketori, Desa Sape, Desa Semirau, Desa Selampung dan Desa Balai Sebut dengan jumlah populasi anjing yang telah divaksin adalah sebanyak  403 ekor. Kegiatan vaksinasi rabies ini dilaksanakan dan dipimpin oleh Petugas Peternakan Kecamatan Jangkang, Bapak Stephanus Ace berserta anggotanya dengan tetap memperhetikan protocol Kesehatan yang berlaku. Pelaksanaan vaksinasi rabies di Kecmaatan Jangkang sudah berjalan sejak tahun 2016. Kecamatan Jangkang merupakan salah satu kecamatan yang timbul korban jiwa akibat penyakit rabies. Pemerintah daerah selama ini agak kesulitan dalam memberantas penyakit ini, akan tetapi sejak program SABER ’24 berjalan di awal tahun 2020 korban jiwa akibat penyakit rabies ini dapat ditekan sehingga pada tahun 2020 silam dan tahun 2021 ini tidak terdapat korban jiwa akibat penyakit rabies.

Pen. Dema Iqbal, S.Pt

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.