SOSIALISASI INSEMINASI BUATAN (IB) DAN GANGREP

Dalam rangka mensukseskan program SIKOMANDAN (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri), Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau dalam hal ini Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan mengadakan sosialisasi Inseminasi Buatan (IB) dan Gangrep pada Sapi Bali. Sosialisasi ini dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2021 bertempat di Aula BPP Kec. Sekayam dan dihadiri oleh 30 petani/peternak dari 3 kecamatan yaitu, Kec. Beduai, Kec. Sekayam, dan Kec. Entikong.  Acara ini diawali dengan kata sambutan dari Koordinator BPP Kec. Sekayam, selanjutnya pengarahan dari Kepala Disbunnak yang diwakili oleh Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan dan dibuka oleh Camat Sekayam. Acara ini di moderatori oleh Finy Widiyanti, S.Pt selaku kasi Perbibitan dan Produksi.

SIKOMANDAN adalah salah satu program unggulan Kementerian Pertanian yang merupakan reinkarnasi dari program SIWAB yang sudah berjalan sejak 2017.  SIKOMANDAN sendiri mulai dicanangkan pada tahun 2020. Secara umum tidak jauh beda dalam hal teknis pelaksanaan antara UPSUS SIWAB dan SIKOMANDAN. SIKOMANDAN juga bertujuan untuk menambah populasi sapi dan kerbau untuk memenuhi produksi daging sapi dan kerbau secara nasional.  Sosialisasi ini dibagi menjadi dua bagian, sosialiasi Inseminasi Buatan (IB) yang disampaikan oleh Mulyono, SPKP dan sosialisasi tentang Gangguan Reproduksi (Gangrep) oleh drh. Yeni Kezia Bekalani. Pelayanan IB gratis masih menjadi kegiatan utama dalam upaya peningkatan populasi Sapi Bali di Kabupaten Sanggau. Selain IB, peternak juga mendapat pelayanan Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) untuk ternak yang sudah mengakses Inseminasi Buatan SIKOMANDAN. Bagi peternak sapi di wilayah Kabupaten Sanggau dapat mengakses kegiatan ini dengan menghubungi inseminator wilayah masing-masing. Pelayanan Gangguan Reproduksi juga menjadi program Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mengatasi kemajiran/kemandulan pada sapi betina. Diharapkan program ini dapat menjadi solusi bagi peternak dan dapat mendukung program SIKOMANDAN yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian.

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.